Mengenai Saya

Foto saya
ENTREPRENEUR. HARAM MANYARAH!, WAJA SAMPAI KAPUTING #WASAKA

Senin, 27 Januari 2020

PUTERI MAYANG SARI PUTERI BANJAR DI TANAH DAYAK

PUTERI MAYANG SARI
PUTERI BANJAR DI TANAH DAYAK

Puteri Mayang Sari, Galuh Banjar Kesayangan Rakyat.
Putri Mayang Sari yang adalah puteri KDYMM Paduka Seri Baginda Sultan Surian Syah yang bergelar Panembahan Batu Habang dari istri kedua, Noorhayati. Putri Mayang Sari lahir di Keraton Peristirahatan Kayu Tangi (Martapura) pada tahun 1585.




Putri Mayang Sari menjadi tanda damai Sultan Surian Syah kepada Uria Mapas, pemimpin dari tanah Ma'anyan di wilayah Jaar Sangarasi sekaligus utusan Kesultanan Banjar dalam memimpin wilayah Jaar. Seserahan ini sebagai tanda perdamaian antara Sang Sultan Banjar dengan Uria Mapas. Dalam sejarah lisan, bahwasanya Sultan Banjar telah menghukum mati adik kandung dari Uria Mapas, yaitu Uria Rin'nyan karena kesalahan yang ia buat di Tanah Banjar.
Kecantikan Putri Mayang Sari yang digambarkan sebagai wanita cantik yang memiliki kulit putih, berparas cantik dan Rambut panjang terurai membuat Sang Putri disayang dan dikasihi oleh penduduk Ma'anyan. Kendati agama Sang Putri adalah Islam dan tidak sama dengan kepercayaan penduduk Ma'anyan, sama sekali tidak menjadi masalah untuk menghargai dan menerima Puteri Mayang Sari di tanah mereka.


Orang Ma'anyan menganggap orang Banjar adalah saudara mereka yang berbeda keyakinan (Islam) dan mereka menyebut Hakey sebagai saudara mereka yang memeluk agama Islam.
Masyarakat Ma'anyan mengangkat Tuan Puteri Mayang Sari sebagai pimpinan daerah Jaar Sangarasi setelah Uria Mapas meninggal dunia. Sebagai pemimpin Puteri Mayang Sari sangat disayangi dan didukung oleh masyarakat Ma'anyan, karena Puteri Mayang Sari selain putri dari Raja Banjar juga saudari angkat yang disayangi oleh Uria Mapas.


Pada saat itulah Puteri Mayang Sari berhasil menyejahterakan rakyat yang dia pimpin. Sang Putri sangat dekat dengan rakyat, bukan hanya bangsawan namun juga dekat dengan rakyat kecil di wilayahnya. Kesehariannya Sang Putri tidak pernah diam mengenai masalah kesejahteraan masyarakat. Menurut Kepercayaan masyarakat Dayak Ma'anyan, wilayah-wilayah yang dikunjungi Puteri Mayang Sari selalu mendapat berkah dan keberuntung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOPIAH JANGANG KHAS BANJAR ZAMAN DAHULU HANYA DI PAKAI OLEH TUAN GURU DAN ALIM ULAMA

KOPIAH JANGANG KHAS BANJAR ZAMAN DAHULU HANYA DI PAKAI OLEH TUAN GURU DAN ALIM ULAMA Proses pembuatan kopiah jangang ini tergolong rum...