PUTERI MAYANG SARI
PUTERI BANJAR DI TANAH DAYAK
Puteri Mayang Sari, Galuh Banjar Kesayangan Rakyat.
Putri Mayang Sari yang adalah puteri KDYMM Paduka Seri Baginda Sultan
Surian Syah yang bergelar Panembahan Batu Habang dari istri kedua,
Noorhayati. Putri Mayang Sari lahir di Keraton Peristirahatan Kayu Tangi
(Martapura) pada tahun 1585.
Putri
Mayang Sari menjadi tanda damai Sultan Surian Syah kepada Uria Mapas,
pemimpin dari tanah Ma'anyan di wilayah Jaar Sangarasi sekaligus utusan
Kesultanan Banjar dalam memimpin wilayah Jaar. Seserahan ini sebagai
tanda perdamaian antara Sang Sultan Banjar dengan Uria Mapas. Dalam
sejarah lisan, bahwasanya Sultan Banjar telah menghukum mati adik
kandung dari Uria Mapas, yaitu Uria Rin'nyan karena kesalahan yang ia
buat di Tanah Banjar.
Kecantikan Putri Mayang Sari yang digambarkan
sebagai wanita cantik yang memiliki kulit putih, berparas cantik dan
Rambut panjang terurai membuat Sang Putri disayang dan dikasihi oleh
penduduk Ma'anyan. Kendati agama Sang Putri adalah Islam dan tidak sama
dengan kepercayaan penduduk Ma'anyan, sama sekali tidak menjadi masalah
untuk menghargai dan menerima Puteri Mayang Sari di tanah mereka.
Orang Ma'anyan menganggap orang Banjar adalah saudara mereka yang
berbeda keyakinan (Islam) dan mereka menyebut Hakey sebagai saudara
mereka yang memeluk agama Islam.
Masyarakat Ma'anyan mengangkat Tuan
Puteri Mayang Sari sebagai pimpinan daerah Jaar Sangarasi setelah Uria
Mapas meninggal dunia. Sebagai pemimpin Puteri Mayang Sari sangat
disayangi dan didukung oleh masyarakat Ma'anyan, karena Puteri Mayang
Sari selain putri dari Raja Banjar juga saudari angkat yang disayangi
oleh Uria Mapas.
Pada saat itulah Puteri Mayang Sari berhasil
menyejahterakan rakyat yang dia pimpin. Sang Putri sangat dekat dengan
rakyat, bukan hanya bangsawan namun juga dekat dengan rakyat kecil di
wilayahnya. Kesehariannya Sang Putri tidak pernah diam mengenai masalah
kesejahteraan masyarakat. Menurut Kepercayaan masyarakat Dayak Ma'anyan,
wilayah-wilayah yang dikunjungi Puteri Mayang Sari selalu mendapat
berkah dan keberuntung.
BLOG GUSTI HARDIANSYAH 2 BERISIKAN BERITA DAN INFORMASI #GH #gustihardiansyah www.gs2hardiansyah.blogspot.com HARAM MANYARAH !. WAJA SAMPAI KAPUTING #WASAKA
Mengenai Saya
- GUSTI HARDIANSYAH 2
- ENTREPRENEUR. HARAM MANYARAH!, WAJA SAMPAI KAPUTING #WASAKA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KOPIAH JANGANG KHAS BANJAR ZAMAN DAHULU HANYA DI PAKAI OLEH TUAN GURU DAN ALIM ULAMA
KOPIAH JANGANG KHAS BANJAR ZAMAN DAHULU HANYA DI PAKAI OLEH TUAN GURU DAN ALIM ULAMA Proses pembuatan kopiah jangang ini tergolong rum...
-
UNDANG-UNDANG SULTAN ADAM (UUSA 1835 ), KASULTANAN BANJAR FOTO ZAMAN SULTAN ADAM 1835 M Undang-Undang Sultan Adam 1835 adalah Undang...
-
KOPIAH JANGANG KHAS BANJAR ZAMAN DAHULU HANYA DI PAKAI OLEH TUAN GURU DAN ALIM ULAMA Proses pembuatan kopiah jangang ini tergolong rum...
-
SUSUNAN PEMERINTAHAN SIPIL PADA ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA DI KALIMANTAN PADA 1863 BANJARMASIN Pada zaman dahulu penjajah Belanda...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar